[Puisi] Budayawan yang Pandai Menari

budayawan

 

Hey, !
Ini tanah ku !
Di sini aku menancapkan kuku
Bumi ini milik ku !
Tempat lahir aku, ayah-ibu dan saudara-saudara ku

Wahai kau yang mengangkangi budayawan kami
Aku lah si pelatuk tatapan sinis bola mata mu
Aku lah si pengerat uluran kotor tangan dingin mu
Jangan coba merogoh hati kami yang suci

Tidakkah terlintas di fikir mu?
Kami telah menjadi seperti bisu, seperti batu, seperti kabut, seperti bayang-bayang, seperti bukan seseorang, yang akan menghantui mu.
Kami berlari seperti kilat, bertingkah laksana petir, menyentuh seperti embun, dan sanggup menyelimuti bagaikan mega.

Tidakkah terlintas di fikir mu?
Ini bumi ku!
Bumi saudara ku!

Udara yang kau hirup adalah hembusan nafas kami
Bumi yang kau pijak adalah bentangan jiwa kami
Segala yang kau nikmati adalah potongan tubuh kami.

Aku ikhlaskan kepada mu persembahan ini.

Aku jadikan istri, suami, ayah, ibu dan anak-anak ku pelayan mu.
Sehingga lelah tubuh mereka teruntai menyambung asa ku di sini.

Tidakkah terlintas di fikir mu?!
Aku lah budayawan yang pandai menyanyi dan menari !

 

Caprivhia, April 17th 2007

 

Facebook Comments
READ  [Puisi] Akulah Seketika!

Leave a Reply

Your email address will not be published.