[Puisi] Hai Teman, Aku Cinta Padamu

Hai teman, aku cinta pada mu Apa kau dapat menjawab ku?
Katakan iya jika kau ingin jadi milik ku!
Jangan katakan tidak jika masih ingin jadi teman ku!

Lantas apa mau ku?
Apakah aku harus malu mencintai mu?

Tidak!
Aku tidak malu teman, aku bangga.
Sebangganya ibu mu atas keberhasilan mu.
Sebangganya ayah mu atas kejantanan mu.
Dan demikian lah bangga nya aku pada hidup mu.

Aku adalah teman mu.
Teman yang selalu ada untuk mu.
Ketika semua telah hilang dari diri mu, kau masih punya aku.
Ketika sedih melanda mu, kau bisa curahkan pada ku.
Ketika kaki dan tangan mu tidak perlu sungkan ke arah ku. Aku tidak pernah marah pada mu.

Lantas…?
Apa yang terjadi ketika semua waktu yang berlalu membuat aku mencintai mu?
Aku tidak dapat bergerak dari tempat duduk ku.
Aku gemetar saat berada di samping mu.
Aku cemburu ketika kau menatap wanita lain.
Aku bingung bagaimana memperlakukan mu.

Jadi…?
Bagaimana aku harus menghadapi hidup ku.
Ruh ku amat sangat menginginkan mu.
Ketika perintah untuk pergi datang pada ku, untuk menyelamatkan ku dari penderitaan ku di kemudian hari… aku pergi dengan diam.
Tapi teman….
Aku masih mencintai mu.

– Caprivhia

Facebook Comments
READ  [Puisi] To Keigo

Leave a Reply

Your email address will not be published.