Tag: pacar bule

3.1 Lelakiku Bule Belanda (true story) Chapter 3a: “Aku datang melamarmu”

3.1 Lelakiku Bule Belanda (true story) Chapter 3a: “Aku datang melamarmu”

Ceritaku
Berlian… siapa yang tidak mau? Saya! “Hai Honey, saya beli cincin untuk kamu. Nanti saya akan melamarmu jika saya sudah sampai di Indonesia.” Begitu isi email yang di sampaikannya berikut foto dua buah cincin berlian. Namun hati saya menjadi sangat sedih ketika dia menjelaskan bahwa cincin ini dibeli dari uang tabungan yang sudah lama dia kumpulkan. “Kamu tahu ibu mu tidak suka kamu menghamburkan uang untuk ku. Tapi kali ini kamu membuatnya lebih kecewa lagi” ungkap saya. Saya tidak butuh berlian. Saya tidak butuh apa-apa. Kita tidak perlu bertunangan, kita tidak butuh cincin itu..., seandainya nasib mengijinkan persatuan, maka kita akan langsung menikah saja. Nanti kita beli saja emas di Indonesia, tidak mahal dan tidak perlu berlian. *** “Hai Honey, bisakah kamu mencarikan ak
2.4 Lelakiku Bule Belanda (true story) Chapter 2d: Perjuangan Season 2

2.4 Lelakiku Bule Belanda (true story) Chapter 2d: Perjuangan Season 2

Ceritaku
D. Perjuangan season 2 Saya tidak bisa merubah ayah, bahkan saya tidak ingin menghianati ayah. Sedari kecil ayah selalu membanggakan saya. Saya tidak tercela di mata ayah. Walaupun dalam situasi ini saya benar-benar kesal pada ayah, tapi saya tetap mencoba mendapatkan restunya. Ini cuma masalah waktu. Ayah akan senang jika menantunya bisa dipercaya. Tapi sampai saat ini ayah belum percaya pada pilihan saya. Jadi saya hanya bisa kembali merengek pada Geart. "Tolong, lakukanlah sesuatu. Aku tidak ingin kehilangan mu. Aku jamin, tidak sepeser pun dari investasi mu padaku akan terbuang sia-sia. I am a good human being. I am a nice person. I am a hard worker. I am smart. I will not dissapoint you. I promise. I know my value. You will have a great loss if you loose me. Trust me honey, please...
2.3 Lelakiku Bule Belanda (true story) Chapter 2c: Cukup Sampai Di Sini

2.3 Lelakiku Bule Belanda (true story) Chapter 2c: Cukup Sampai Di Sini

Ceritaku
C. Cukup sampai di sini.   "Hai, apa kabar mu?" Tanya ku. "Aku baik." Jawabnya. "Belakangan ini sepertinya kau menghindari dariku. Apa cuma perasaanku saja ya?" Tanyaku lagi. "Aku sangat sibuk sekali, Kamu tau sendiri aku harus bekerja keras mengumpulkan uang untuk ke Indonesia. Itu aku lakukan sambil belajar. Tentu saja kelulusanku amat penting, sehingga kamu tidak terlalu lama menunggu. Semakin cepat semakin baik bukan?" Jelasnya lagi. "Hmmm..., tapi aku merasa ada sesuatu yang kau sembunyikan." Aku memaksanya menceritakan lagi. Dan dia pun mengatakannya... "Aku merasa hubungan ini tidak seimbang" Benar saja. Geart menyembunyikan satu hal yang paling saya takutkan. Ketika si pangeran ini terbangun dari mimpi panjangnya. Dan menyadari pengorbanannya begitu bes...
Lelakiku Bule Belanda Chapter 2b (True Story): Tantangan Akhir Tahun

Lelakiku Bule Belanda Chapter 2b (True Story): Tantangan Akhir Tahun

Ceritaku
B. Tantangan Akhir Tahun. Mengajak seseorang menikah bukanlah suatu hal mudah. Tidak semudah memilih pacar; jadian... kemudian berfikir dikemudian hari apakah hubungan itu mau dilanjutkan atau mau diputus di tengah jalan. Untuk memilih 'pasangan hidup selamanya' membutuhkan keputusan yang matang. Apakah dengan perubahan hubungan ini saya mendapatkan keuntungan? Apakah dia pun dapat keuntungan? Apakah taraf hidup saya lebih baik? Apakah kehidupan dia lebih terarah? Semua jawaban ini hanya bisa diketahui setelah menikah saja. Masa depan tidak ada yang tau bukan? Tetapi, saya tau dia! Saya membaca, saya mendengar, saya melihat, bahwa pria ini pekerja gigih, jujur dan bertanggung jawab. Pria ini hidup penuh semangat. Pria ini selalu menginginkan hidup yang lebih baik di kemudian hari. Pria ...
LELAKI KU BULE BELANDA (true story) Chapter 2: si Buta dari Gua Hantu

LELAKI KU BULE BELANDA (true story) Chapter 2: si Buta dari Gua Hantu

Ceritaku
A. Si buta dari gua hantu. Menjadi orang buta itu sulit. Dunia begitu kelam, alam tidak bersahabat, semua warna cuma bisa di terka, semua rasa hanya milik sendiri, orang lain tidak pernah tau apa yang sedang kau lihat tanpa inderamu. Tetapi, menjadi buta karena cinta itu adalah anugrah. Catat ya, ANUGRAH, bukan salah kaprah! Inilah yang saya rasakan. Dimana orang-orang berfikir saya sudah gila, buta akan cinta, bagai pungguk merindukan bulan, depresi karena nggak laku, cerita yang mengada-ada, dan sebagainya dan sebagainya yang membuat saya ingin menjahit mulut orang-orang yang seenaknya menghakimi saya. Semua tantangan ini membuat saya semakin kuat, dan saya berjanji akan menampar mulut-mulut manusia ini sampai ternganga dengan kesuksesan hubungan saya. Tahun 2009 merupakan tahun ce...