[Puisi] To Keigo

Aku bisu
Aku tuli
Aku diam
Aku kaku

Aku yang selalu berseri
Aku yang selalu bernyanyi
Aku yang biasa berlari-lari
Aku yang biasa mengenyahkan sunyi.

Kini, raga ini enggan untuk menari
Aku menatap langit yang begitu kelam
Menunggu bisikan kelelawar di tengah malam
Mungkinkah ia memberitahukan kehadiran,

Seseorang yang menjadikan jantungku berdegup kencang
Aku mencari dalam gekegelapan
Demi cahaya yang sanggup menuntun jiwa
Yang membawa genderang cinta
Dan mengejakku berlari bersamanya

Keigo,
Sanggupkah hadirmu memberiku penghidupan?
Keigo,
Mampukah tiada mu melemahkan jiwa?.
Dan menuntun ku dalam kegelapan….

Via, 4 April 2007

Facebook Comments
READ  [Puisi] Sembilu Tajam

Leave a Reply

Your email address will not be published.