[Puisi] Wahai Pujangga

Wahai Pujangga,wahai punjangga Begitu leluasa jemarimu menggoreskan seribu bahasa cinta
Membuat hati nan gundah gulana ceria seketika

Wahai Pujangga,
Kata-kata mu menusuk tajam ke dalam jiwa
Menggelitik relung hati hingga rasa ini tak henti bersuka cita

Kini aku menari kian kemari
Kini aku bernyanyi di sana dan di sini
Menhirup segarnya embun pagi
Menghitung bintang-bintang di malam hari

Aku tak sabar melihat mentari
Aku tak ingin meninggalkan malam
Tak sanggup melepas mimpi-mimpi
Tak kuasa membiarkan bayang mu pergi

Wajai Pujangga,
Jangan hembuskan nafas cinta hingga membuat roh ku terlena
Jangan mengirimkan bisikan cinta hingga membuat ku menopang raga

Wahai pujangga,
Dengarkanlah…
ketika kau berlutut untuk berdo’a
Aku bertekuk menghadap alam
Menatap hampa penuh khayal
Dan meneriakkan kalimat kebangkitan
“AKU MENANTI MU!!!”

Via, 11 April 2007

Facebook Comments
READ  [Puisi] Budayawan yang Pandai Menari

Leave a Reply

Your email address will not be published.